PONPES JAMIATUL QURO MERIAHKAN PERPISAHAN MIN 2 PALEMBANG

Palembang-Humas,
Group Nasid Pondok Pesantren (Ponpes) Jamiatul Quro Palembang di undang panitia Perpisahan MIN  2 Palembang pada acara perpisahan siswa kelas VI MIN  2 Palembang, Kamis (23/5). Group nasid sebanyak 15 orang ini sengaja di hadirkan untuk turut memeriahkan dan menghibur  82 siswa kelas VI bersrta puluhan tamu undangan lainnya. Mereka tampil bersama ketua pondok, Hendro yang saat itu menjadi vokal utama. Mereka membawakan 2 lagu kosidahan bertajuk "Allah" dan satunya lagi kosidahan irama India. Mereka tampil di panggung acara perpisahan di halaman madrasah dengan indah.

Sebelum tampil, salah seorang dari mereka mengatakan kalau mereka sengaja di undang oleh ketua panitia perpisahan MIN  2 Palemang, Sabidah,S.Pd.I yang kebenaran juga memngajar di pondok pesantren tersebut. "Bunda Sabidah meminta kami mengisi acara di sini" ujarnya di ruang perpusatakaan, Kamis (23/5)

Hendro, sang ketua Ponpes mengatakan penampilan mereka juga sekaligus memperkenalkan Pondok Pesantren mereka kepada masyarakat terutama MIN  2 Palembang. "Biar masyarakat tahu kalau Ponpes juga punya kegiatan pengembangan bakat, yakni nasid" ujar Hendro

Ia juga mengatakan baru pertama kalinya tampil di MIN  2 Palembang. Dan itupun karena ada momen perpisahan tersebut. "Kalau tidak mungkin tidak pernah kesisini" lanjutnya. Penampilan mereka di sana juga sekaligus sebagai ajang silaturahmi, apalgi salah satu anggota Nasid tersebut adalah  seorang putra guru MIN 2 Palembang. 

Dua buah lagu  yang di bawakan Hendro dan kawan-kawan benar-benar bagus. Suara indah sang vokal membuat buluk kuduk merinding. Nyaring, cengkok, dan lembut, itulah suara yang terdengar saat iitu. Tamu undangan yang melihat penampilan mereka merasa cukup terhibur. 

Kepala MIN 2 Palembang,Budiman Hasan menyampaikan terima kasih kepada mereka karena menyempatkan diri tampil di MIN  2 Palembang. "Sekali lagi kami ucapkan terima kasih dan kami merasa terhibur  sekali" ujar Budi

Hendro juga menyampaikan terima kasih karena MIN 2 Palembang mau mengundang mereka dan memperkenalkan Ponpes itu ke masyarakat. Ponpes sendiri kata Hendro sebenarnya lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Kementerian Agama dan tugas Ponpes juga  mendidik para santri menjadi insan yang cerdas, kreatif, handal dan berpengetahuan. (tgh)

DUKUNG KEPALA MIN 2 PLG, FAJRI SAMPAIKAN 3 TIPE PEKERJA

Palembang-Humas,
Kepala Kantor Kementerian Agama (kankemenag) Kota Palembang,H.M.Alfajri Zabidi,S.Pd.MM.MM.Pd.I  beberapa waktu lalu kerap menerima surat kaleng dan sms dari masyarakat terkait kebijakan dan aturan yang di tetapkan oleh Kepala MIN 2 Palembang,Budiman Hasan. Namun ia sendiri tidak begitu serius menanggapi masalah tersebut. Menurutnya apa yang menjadi kebijakan pimpinan sekolah apalagi kebijakan itu di sepakati bersama masyarakat artinya itu adalah yang terbaik dan tidak ada unsur negatif dari pimpinan itu sendiri. 

Selaku atasan langsung Kepala MIN 2 Palembang, ia menyatakan tetap mendukung apapun yang menjadi kebijakan kepala MIN 2 Palembang dengan catatan katanya kebiijakan yang di ambil sesuai dengan Standar Operasional Pendidikan (SOP) dan tidak bersifat merugikan pendidkan itu sendiri. Hal ini tegas ia sampaikan di hadapan puluhan masyarakat (wali murid), kepala Madrasah dan pengawas di acara perpisahan MIN  2 Palembang, kamis kemarin (23/5)

Ia mengatakan setiap perjalanan karir selalu ada yang namanya masalah. Namun ia tak ingin masalah tersebut justru menghancurkan karir terlebih lagi merusak  tatanan kerja yang selama  ini sudah baik. 

"Saya tahu dan banyak mendengar  katanya Kepala MIN 2 Palembang ini sering buat-buat aturan yang meresahkan wali murid dan lain sebagainya. Saya katakan di sini, apapun yang menjadi kebijakan pimpinan tentu telah di pikirkan baik buruknya dan tidak asal bertindak. Apalagi kalau kebijakannya terbuka, di sepakati bersama. Tentu kita harus terima dengan lapang dada dan berikan dukungan terbaik. Bukan malah mengadu yang macam-macam"  Tegas Fajri

Ia juga menambahkan kalau selama ini dia tidak pernah menemui kejanggalan-kejanggalan yang terjadi di MIN 2 Palembang baik itu terkait keuangan, dan proses pembelajaran itu sendiri. Justru katanya Kepala MIN 2 banyak melakukan binaan, evaluasi terhadap guru, memberikan perhatian terhadap siswa. "Itu artinya jelas, tujun pendidikan benar-benar di fokuskan untuk keberhasilan siswa" Tambah Fajri

Sebagai semangat dan dukungan, Fajri menyampaikan 3 tipe dari pekerja, yang pertama kelompok kerja galau sebanyak 19 %, kedua kelompok kerja malas sebanyak 52% dan terakhir kelompok pekerja aktif sebanyak 29%. Tujuan Fajri menyampaikan hal itu ialah agar kepala MIN 2 Palembang memahami bahwasanya di setiap lingkungan kerja selalu terdapat tipe-tipe yang demikian. 

"Jadi pak Budi juga kepala Madrasah lain, kita harus maklum kalau selama menjadi pimpinan banyak menemui masalah dan  tidak bisa di pungkiri pasti orang-orang seperti itu ada di sekitar lingkungan dalam dan luar kerja" ujarnya

Ia menjelaskan kelompok galau adalah kelompok orang-orang yang tidak pernah dan mau menerima setiap kebijakan apapun baik itu baik apalagi memang kebijakan itu merugikan. "Kerjaan orang-orang semacam ini memang mencari-cari kesalahan, kirim berita jelak, mengadu yang bukan-bukan dan lain sebagainya. jadi menghadapi orang seperti ini jangan terbawa emosi cukup di hadapi dengan santai dan cara yang baik" ungkapnya

Kelompok yang kedua, ini memang tidak separah yang pertama tapi kalau di biarkan dapat menghambat jalannya pendidikan bahkan bisa merusak citra pimpinan dan madrasahnya. karena mereka malas. Setuju menjalankan kebijakan namun tidak maksimal, di minta pendapat iya-iya saja. "Ini tugas berat pimpinann untuk menyadarkan yang seperti ini" pungkasnya

Lalu yang ketiga, ini yang OKE kata Fajri. Kelompok pekerja, tanpa di minta mereka sadar akan tanggung jawab dan tugas yang di berikan pimpinan kepadanya. Mendukung sepenuhnya kebijakan baik yang di ambil pimpinan. Memiliki integritas tinggi terhadap tugas dan tidak perhitungan terhadap waktu bekerja. "Tugas kita juga merubah kedua tipe tadi menjadi tipe yang seperti ini" ulasnya

Akhirnya ia berharap banyak agar para masyarakat tidak dengan mudah mencibir setiap kebijakan yang di ambil madrasah, Namun sebaliknya harus mendukung kebijakan baik  yang di ambil pimpinan madrasahnya. (tgh)

BOS TAK KUNJUNG CAIR, FAJRI MINTA KEPALA MADRASAH TETAP KONSISTEN BEKERJA

Palembang-Humas,
Hingga hari ini Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk Madrasah khususnya tingkah Ibtidaiyah di lingkungan Kementerian Agama Kota Palembang belum juga cair. Sementara, ujung tombak kegiatan operasional sekolah tergantung dari dana tersebut. Kepala Madrasah terutama madarash sawasta banyak yang menyesalkan  atas keterlambatan cairnya bantuan  itu. Mereka mengkhawatirkan kinerja para guru menurun karena terlambat membayar gaji, yang semestinya tiga bulan sekali. Sementara jika ingin menutupi dari yang lain keuangan pun tidak mencukupi.

Terakit dengan hal tersebut, Kepala kantor Kementerian Agama (Kankemenag) kota Palembang, H.M.Alfajri Zabidi meminta kepada kepala madrasah untuk tetap bersabar serta tetap konsisten dalam mejalankan tugas kantor sehari-hari. Ia berharap belum cairnya dana BOS tidak menjadi sandungan dalam bekerja. Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan di acara perpisahan MIN 2 Palembang, Kamis (23/5) 

Keterlambatan tersebut menurutnya bukan di sengaja melainkan ada masalah yang memang harus di selesaikan terlebih dahulu. Ia juga mengatakan tidak pernah berniat mendzolimi para guru dan pegawai honor karena belum di gaji. "Kami minta beri pengertian kepada para guru dan pegawai jangan karena keterlambatan ini mereka jadi bermalas-malasan bekerja. Mengajar itu tugas negara dan tanggung jawab  terhadap siswa dan orang tua. Jadi biar bagaimanapun jangan sampai di tinggalkan" Pinta Ia kepada para kepala Madrasah yang hadir di acara perpisahan tersbut.

Fajri sendiri tidak menjelaskan secara detail alasan keterlambatan cairnya dana BOS itu. Namun demikian ia tetap berusaha agar keterlambatan tersebut segera teratasi mengingat hal itu menyangkut hajat hidup guru dan pegawai terutama yang honor. 

"Kami masih berusaha menyelasikan masalah ini yang terpenting adalah tetap konsisten bekerja dan ikhlas insyallah Allah akan memudahkan jalan kita semua" ungkapnya

Terkait hal itu juga, Fajri memberikan apresiasi kepada salah seorang kepala Madarsah yakni Kepala MIN 2 Palembang. Paslnya di saat kepala  Madarsah lain sibuk memikirkan dana BOS yang belum cair, ia bersama jajarannya tetap konsisten bekerja seolah masalah itu tak pernah terjadi. Tanggung jawab benar-benar menjadi prioritas utama dalam prinsip bekerja. "ya seperti Kepala MIN 2  Palembang ini biar BOS belum cair tapi dengan segala bentuk kebijakan dan langkahnya, guru-guru tetap semangat dan mungkin ada langkah lain memenuhi kesejahteraan  gurunya" Kata Fajri (tgh)

MIN 2 PALEMBANG SIAP BERSAING DENGAN SEKOLAH UNGGULAN KOTA PALEMBANG

Palembang-Humas,
Kepala MIN 2 Palembang, Budiman Hasan menjanjikan kepada wali murid bahwa siswa yang di didik di madrasahnya akan berhasil dan mampu bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan di kota palembang. Hal itu Budiman sampaikan saat memberi sambutan acara perpisahan di Madrasahnya, Kamis (23/5).

Di hadapan puluhan wali mwurid ia membeberkan program kerja madrasahnya temasuk program-program peningkatan mutu siswa-siswinya. Ia mengatakan dengan program-program madrasahnya insyallah siswa MIN 2 Palembang mampu bersaing denga siswa-siswi asal sekolah-sekolah unggulan khususnya di kota Palembang. "Kami butuh kerjasama dan dukungan bapak/ibu dan insyallah dengan dukungan dan semangat itu kami mampu meningkatkan kualitas anak-anak kita" pintanya

Dengan demikian katanya orang tua tidak lagi meremehkan pendidikan di MIN 2 Palembang dan menganggap pelaksanaan pendidikan selama ini main-main. Oleh karena itu ia akan buktikan bahwa apa yang selama ini di lakukan mampu memeberikan rasa beda dengan pendidikan di sekolah lain. "Pendidikan di suatau sekolah tidak mungkin berjalan mulus tanpa support dan krjasama  dari bapak/ibu. Mari kita sama-sama majukan pendidikan ini" ungkapnya

Budiman yakin dengan program yang di berikan kepada siswa selama ini menjadi nilai plus dan itulah yang beda dengan sekolah-sekolah lain. Program itu di antaranya, hafal juz 30, hafal perkalian 1-15, hafal bacaan doa-doa, mampu shalat dan shalat jenazah, dan masih banyak program lainnya. " Kemungkinan kedepan kita terus optimalkan bahkan menambah keterampilan-keterampilan lain sesuai kebutuhan mereka (siswa)" ujarnya

Selain itu, saat ini MIN 2 Palembang juga sedang manggalakan hafalan alqur'an sesuai dengan tingkatan kelas. Dan pada akhirnya nanti mereka memiliki bekal hafal 6 halaman alqur'an setelah keluar dari MIN  2 Palembang. "Syukur-syukur bisa lebih. Makanaya kami terus menyemangati siswa untuk belajar dan belajar" tambahnya

Kepala MIN 2 Palembang juga mengatakan salah satu keberhasilan dari sekolah itu di tandai dengan banyaknya lulusan yang di terima pada sekolah atau madrasah Negeri dan unggulan. 

Ia ingin menjadikan Madrasahnya benar-benar model dan fokus utama para orang tua memasukan anak-anak mereka ke MIN 2 Palembang. Makanya ia berusaha keras memberikan yang terbaik untuk para siswa melalui para dewan gurunya agar cita-cita dan harapan dari pihak madrasah tercapai. 

Katanya, orang tua tahan memasukan anaknya kesekoah-sekolah favorit yang bayarannya begitu mahal dengan harapan anak mereka berhasil. MIN 2 pun akan terus meningkatkan pendidikan supaya jadi yang terfavorit di tingkat dasar atau Ibtidaiyah. 

Ia sendiri bangga jika para orang tua lebih melirik madrasah artinya ada kebanggan tersendiri kenapa mereka memilih madrasah (tgh)

MIN 2 PALEMBANG LEPAS 82 SISWA KELAS VI

Palembang-Humas,
Tahun ini MIN  2  Palembang kembali melepas siswa kelas VI  yang berjumlah 82 orang. Acara pelepasan ini di kemas dalam acara perpisahan yang di gelar di halaman MIN  2 Palembang, Kamis (23/5). Seluruh orang tua kelas VI hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya Kepala MIN  2 Palembang, Budiman Hasan mengatakan dengan di kembalikannya seluruh siswa kelas VI kepada para orang tua artinya tugas madrasah dan para guru MIN 2 Palembang usai. "Kami hanya berpesan, tolong pendidikan anak Bapak/Ibu terus di lanjutkan. Karena tidak ada yang lebih penting di miliki anak kecuali ilmu pengetahuan" ujarnya

Dalam kesempatan itu ia juga meminta kepada wali murid untuk terus meningkatkan kerja sama dengan MIN 2  Palembang dalam hal mengembangkan pendidikan siswa-sisi MIN 2 Palembang khususnya. Menurutnya tujuan yang baik belum tentu baik di mata masyarakat. Oleh karena itu ia berharap para orang tua mampu berfikir positif khususnya terhadap setiap kebijakan yang di tetapkan oleh MIN 2 Palembang. 

"Perlu bapak/ibu tahu bahwa apa yang kami lakukan di sini tidak lain ialah untuk mencerdaskan anak bapak/ibu. Membuat anak-anak cerdas, berakhlak mulia dan membekali mereka dengan berbagai ketarmpilan agama. Supaya apa? ya tentu supaya mereka dapat hidup lebih baik dan tentunya menjadi kebanggaan yang seperti bapak/ibu harapkan" jelas Budi

Ia akui selama perjalannya memimpin MIN 2 Palembang banyak sekali hiruk pikuk permasalan yang di hadapi. Bukan hanya permasalah  bagaimana menata pendidikan agar lebih baik dan para siswanya berhasil namun juga permasalahan luar yang kerap menyandung kebijakan-kebijakan positif untuk kemajuan madrasahnya.

"Tidak sedikit permasalah yang saya hadapi. Ya saya sadar dalam kehidupan ini tidak ada perjalanan yang mulus lancar tanpa onak-onak duri. Tapi minimal apa yang sudah menjadi kebijakan bersama apalagi kalau kebijakan yang kami buat sudah mendapat kesepakatan bersama wali murid. Kenapa harus di permasalahkan" lanjutnya

Akhirnya ia berhrap kedepan masayarakat dapat bersama-sama MIN 2 Palembang menata pendidikan di MIN 2 Palembang lebih baik. Ia terus berharap dukungan dan kerjasama dari para wali murid khususnya dan kementerian Agama umumnya. 

Kepada siswa kelas VI, ia menitip pesan agar apa yang telah di berikan madrasahnya untuk terus di kembangkan, di gunakan di masyarakat, di ruamah dalam aktifitas sehari-hari. Terlebih kepada para orang tua agar terus memberikan support kepada anak-anak mereka agar tidak salah melangkah dan bisa sukses kedepannya. " Kami kembalikan anak-anak bapak/ibu bukan berarti  hubungan ini stop sampai di sini dan kami harapkan komunikasi silaturahmi terus terjaga. Kami terus terbuka menerima saran masukan untuk kemajuan pendidikan Ini. Dan kami juga bangga jika terdengar nantinya putra-putri kita ini sukses"  Harapnya

Pelepasan siswa-siswi kelas VI MIN 2 palembang di nyatakan secara simbolis penyerahan seorang siswa kepada wali murid yang dalam kesempatan itu di wakili, Ust. Mugiyono. "Bismilah hirohmannirohim, dengan ini kami kami kembalikan putra-putri bapak/ibu kepangkuannya msing-masing. Kami keluarga besar MIN 2 palembang mohon maaf jika selama ini salah dalam mendidik anak bapak/ibu sekalian" ujarnya 

Mugiyono dalam kesempatan itu juga menyampaikan banyak terima kasih kepada pihak madrasah dan dia pribadi sedikitpun tidak meragukan pendidikan di MIN 2 Palembang. Menurutnya apa yang selama ini di lakukan MIN 2 Palembang terutama selama kepemimpinan Kepala MIN 2 Palembang, Budiman Hasan memang benar-benar baik untuk siswa dan masyarakat umumnya. Ia atas nama seluruh wali murid kelas VI menyampaikan terima kasih dan maaf jika selama ini banyak tingkah dan perilaku yang menghambat jalananya pendidikan di MIN 2 Palembang.

"Jujur kalau saya pribadi bangga dengan MIN 2 palembang, terbukti apa yang selama ini di lakukan MIN 2 Palembang benar-benar terasa buat kami. Anak saya lulus dari sini dan saya ikutkan test di sekolah favorit Jawa Barat , alhamdulilah lulus dan syukurnya menempati urutan pertama. Jadi yuk selaku orang tua  kita sama-sama dukung pendidikan ini" ajak Mugiyono

Turut hadir dalam acara perpisahan tersebut, Kankemenag Kota Palembang, H.M. Alfajri Zabidi,S.Pd,MM.M.Pd.I di dampingi kasi Mapenda, Pengawas madrasah, Kepala Madrasah swasta dan negeri, dan pejabat instansi terkait lainnya. (tgh)

BUDIMAN BERHARAP CUACA BESOK TERANG

Palembang-Humas,
Hujan lebat yang mengguyuri kota Palembang sore ini, Rabu (22/5) cukup meropotkan panitia dekorasi perpisahan MIN  2 Palembang. Pasalnya mereka harus terhenti sejenak karena hujan membasahi tenda dan hembusan anginnya sampai kedalam tenda. Bahkan  air nyaris merambat dan naik ke lantai sekolah. 

Koordinator dekorasi perpisahan MIN 2  Palembang tahun pelajaran 2012/2013, Mustika Z,S.Pd.I meminta rekannya untuk menaikan semua barang-barang ke atas panggung dan akhirnya mereka beristirahat sampai hujan reda. "Ayo berhenti dulu hujanya lebat sekali" kata Mus

Kepala MIN 2 Palembang, Budiman Hasan terlihat cemas dan takut  hujan terus turun dan masuk ke ruang kelas seperti tahun-tahun sebelumnya. "Ya allah hujan ini ga berhenti-berhenti. Padahal besok mau acara perpisahan" kata Budi 

Selang beberapa waktu, nampaknya huan pun mulai reda. Air yang sebelumnya mau masuk seketika menyurut. Aktifitas para panitiapun di lanjutkan. Budiman berharap hujan cukup turun sore ini dan besok cuaca terang. "Mudah-mudahan besok cuaca cerah" pintanya

Walaupun halaman madrasah terbilang tinggi, namun kalau hujan tidak berhenti katanya di khawatirkan air masih bisa naik. Acara perpisahan jadi kurang hidmat. "Ya kita cuma bisa berharap kalau Allah berkehendak lain apa mau di kata" pungkasnya  (tgh)

H-1 PERPISAHAN, MIN 2 PALEMBANG GELAR GLADI BERSIH

Palembang-Humas,
untuk memantapkan acara perpisahan MIN  2 Palembang yang bakal di gelar besok di halaman madrasah, Kamis (23/5). MIN 2 Palembang melalui panitia perpisahan dan guru terkait menggelar gladi bersih yang di pusatkan di panggung acara perpisahan hari ini Rabu (22/5)

Menurut Sabidah, ketua panitia Perpisahan MIN  2 Palembang tahun pelajaran 2012/2013, di gelarnya gladi bersih tersebut bertujuan untuk memantapkan kesiapan para pengisi acara, tempat acara dan persiapan lainnya. "Makanya hari terakhir persiapan kita lakukan gladi bersih semua siswa" ujarnya di sela-sela kesibukan memantau persiapan acara, Rabu  (22/5)

Seluruh  siswa yang akan tampil mengisi  acara perpisahan besok di beri latihan terakhir oleh para guru dan pembina mereka. Mereka juga mengikuti stimulasi acara dari awal sampai dengan terakhir dan juga hal-hal yang perlu di lakukan saat membawakan atraksi mereka "Kita minta bantuan pemandu acara, pelatih nari, pembina ekskul dan lainnya untuk mengatur dan memaksimalkan siswa binaan yang bakal tampil besok jadi para siswa tidak keliru" sambung Sabidah

Dalam gladi bersih, para siswa unjuk kebolehan dari masing-masing penampilan yang mereka bawakan. Ada  yang menari, baca puisi, menyanyi bahasa inggris, nasid, silat, dan lain sebagainya. Hadir juga dalam gladi bersih tersebut siswa-siswi kelas VI. Mereka datang untuk  memaksimalkan penampilan besok yaitu menyanyi lagu perpisahan dan memberikan pidato. 82 siswa kelas VI tadi juga sudah uji coba tampil di atas panggung. 

Acara gladi bersih kali ini terbilang ramai dan meriah apalagi saat orang tua siswa turut melihat kebolehan anak-anak mereka. 

Sabidah juga menambahkan dari hasil hari ini katanya acara untuk besok di pastikan sudah siap. Tingga lagi panitia dekorasi menghiasi panggung dan membuat taman-taman di bawahnya. Serta pemasangan spanduk di belakang layar dan pemasangan sound system. "Insyallah hari ini semua selesai"  Pungkasnya 

Pemandu acara, RA. Mustika Hariyanti,S.Pd mengingatkan seluruh siswa yang sudah tampil hari ini agar besok pada saat acara tidak gugup dan salah-salah. "Ikuti seperti yang sudah kami ajarkan" tuturnya. (tgh)

BANGGA, KELAS 1 MIN 2 PLG SUDAH HAFAL 19 AYAT SURAT ALBAQARAH

Palembang-Humas,
Kabar yang cukup membanggakan, siswa kelas 1 MIN  2 Palembang sudah hafal 19 ayat dari surat Albaqarh. Hal itu di buktikan saat mereka  tampil pada gladi bersih untuk acara perpisahan kelas VI MIN  2 Palembang di panggung acara pagi ini , Rabu (22/5) yang akan di gelar besok, Kamis (23/5)

Perwakilan dari siswa kelas 1 MIN  2 Palembang yaitu kelas I.A ini duduk berbaris di panggung dan dengan kompak membacakan ayat demi ayat surat  tersebut. Mereka baru hafal sebanyak 19 ayat. Hal itu di sampaikan wali kelas I.A, Nilawana saat mengatur penampilan siswa-siswinya itu. "Untuk sementara ini mereka baru hafal 19 ayat dan hafalan terus di lakukan setiap harinya" kata Nila

Meski  baru 19 ayat, itu sudah cukup membanggakan guru-guru MIN  2 Palembang bahkan orang tua mereka. Seperti yang di ketahui, menghafal alqur'an tidaklah semudah yang kita bayangkan. Bahkan orang dewasa saja belum tentu sudah menghafal sebanyak itu. Ini tentu di perlukan kerja ekstra dan semangat dari guru-guru MIN 2 Palembang.

Menghafal alqur'an merupakan salah satu program keagamaan yang ada di MIN 2 Palembang. Seperti yang pernah di sampaikan Kepala MIN 2 Palembang,Budiman Hasan beberapa waktu lalu, bahwa setiap harinya kelas I wajib mengikuti hafalan-hafalan doa, ayat-ayat pendek termasuk alqur'an. "Kita buat program,  kelas 1 hafal 1 halaman ya sukur-syukur  lebih" kata Budi beberapa waktu lalu

"Perintah menghafal alquran juga intruksi dari Kepala kantor Kementerian Agama Kota Palembang. Katanya "buatlah program kelas 1 hafal satu lembar dan seterusnya jadi pas lulus kelas VI sudah hafal 6 lembar" kata Alfajri" makanya kita giatkan ini" lanjut Budi

Terkait dengan hal itu, MIN  2 Palembang telah memiliki program yang harus di selesaikan siswa dan program ini menjadi syarat keluar dari MIN 2 Palembang. Program tersebut adalah siswa hafal juz 30, hafal perkalian 1-15, mampu menyelenggarakan shalat dan shalat jenazah, dan beberapa program lainnya. (tgh)

NURHASTIN , PERAIH GURU PRESTASI 2012 BERANGKAT UMRAH HARI INI


Palembang-Humas,
Nurhastin,S.Pd.I, guru MIN  2 Palembang peraih juara guru berprestasi 2012 lalu akhirnya jadi menunaikan ibadah Umrah ke tanah suci hari ini, Rabu (22/5). Ia tiba di bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang sekitar pukul 04.30 dini hari tadi dan akan berangkat dari sana bersama 49 jemaah lainnya. Hastin dan ke-49 jemaah tersebut  merupakan jemaah kelompok terbang (kloter) pertama untuk  versi penganugrahan guru dan pegawai prestasi dari pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tahun 2013. 

Menurut informasinya, mereka berangkat pukul 06.00 wib dari Palembang  menuju ke Jakarta. Dari Jakarta kembai naik pesawat dan langsung turun di jedah, Arab. "Kata ketua kloter pagi ini kami berangkat langsung ke Jakarta baru nyambung lagi ke Jedah" ujar Hastin

Hastin adalah satu dari 100 orang yang di umrahkan secara gratis oleh Pemkot.  Dia sendiri di umrahkan karena pernah meraih juara guru berprestasi pada tahun 2012. Atas prestasinya itu, dia berhak menerima hadiah umrah gratis dari Pemkot tersebut.  Tahun ini Pemerintah kota Palembang mengumrahkan 100 orang yang terdiri dari pegawai/guru di lingkungan kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Pemkot itu sendiri. 

100 Jemaah tersebut di bagi dalam 2 kloter. Kloter pertama, sebanyak 50 jemaah berangkat pada 22 Mei hari ini, dan 50 jemaah lainnya berangkat pada kloter kedua pada 25 Mei mendatang. 

Hastin sendiri mengaku senang karena bisa berangkat umrah. Ini merupakan impiannya sejak lama ingin menginjakan kaki ketanah suci. Sehari sebelum keberangkatnya, ia menyampaikan maaf kepada pada rekan kerjannya. Ia juga memohon doa agar keberangkatannya ke tanah haram itu menjadi berkah khususnya buat dia dan berkah untuk semuanya. "Mohon doanya mudah-mudahan semuanya lancar  dan kami pulang dengan selamat. amin" Pinta Hastin

Kepala MIN  2 Palembang, Budiman Hasan turut mendoakaan keberangkatan Hastin. Ia juga meminta Hastin mendokan  seluruh siswa, guru, pegawai serta  dia sendiri agar  semakin sejahtera, mendapatkan kemudahan belajar bagi siswa, mendapat berkah dan ridho dalam memajukan pendidikan di MIN  2 Palembang. "Kami doakan mudah-mudahn serangkaian ibadah umrah Hastin dan jemaah lainnya lancar serta pulang dalam keadaan selamat. Ibadahnya juga menjadi berkah. Tolong juga doakan kami yang di sini" pesan Budi 

Kata Hastin, ibadah umrah tersebut berlangsung kurang lebih 9 hari. Dan setelah itu jemaah Indonesia pulang kembali ke kampung halamannya msing-masing. (tgh) 

KEBERSAMAAN, BIKIN HIDUP LEBIH INDAH


Palembang-Humas,
Melalui pelepasan siswa-siswi  MIN  2 Model Palembang yang bakal berlangsung 23 Mei besok, Kepala MIN  2 Model Palembang, Budiman Hasan menghimbau kepada dewan guru untuk terus  meningkatkan kebersamaan sesama mereka. Hal itu ia sampaikan karena melihat banyaknya pekerjaan yang harus di siapkan oleh para dewan guru dan panitia untuk acara tersebut. "kegiatan apapun tak akan sukses tanpa kebersamaan" ujar Budiman di ruang kerjanya, Senin (20/5)

Menurutnya, dengan kebersamaan membuat hidup menjadi lebih indah dan ringan. Di ibaratkan sebuah lidi, tidak mungkin mampu menggeser sampah-sampah yang ada di lapangan luas jika sendirian. Tapi coba kalau lidi-lidi itu di gabungkan dan di ikat menjadi sebuah sapu, pasti dengan  mudah membersihkan sampah-sampah tersebut. "Begitu juga kita, kalau bekerja secara sendirian tentu terasa lebih berat dan pekerjaanpun lama terselesaikan" tutur Budi

Pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang secara lahiriah membutuhkan bantuan dan pertolongan orang lain. Oleh karena itu, sudah sewajarnya mereka terus berupaya memupuk kebersamaan sesamanya. Terlebih katanya berada dalam satu wadah yakni pendidikan, memiliki visi dan misi yang sama. "Malu kalau gara-gara kerjaan guru jadi ribut" ujarnya

Memang katanya, untuk memaksimalkan tugas setiap guru atau pegawai di beri beban tugas sesuai dengan background pendidikan dan keahlian masing-masing. Namun masalah kebersamaan tidak ada hubungannya dengan semua itu. Unsur Kebersamaan lebih erat kaitannya dengan kerja team yang nampak pada  acara-acara sekolah seperti perpisahan, pentas seni dan lain sebagainya.  

Untuk itu, Kepala MIN 2  Palembang meminta agar kebersamaan menjadi satu  kebudayaan positif khususnya buat guru-guru MIN 2 Palembang dalam kesehariannya. "Yuk kita jadikan ini sebagai budaya dalam bekerja, insyallah hidup ini menjadi lebih indah" harapnya (tgh) 

PERSIAPAN ACARA PERPISAHAN MIN 2 PALEMBANG TINGGGAL SATU HARI LAGI

Palembang-Humas,
Persiapan acara perpisahan kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Model Palembang tingggal satu hari lagi. Acara tersebut akan berlangsung 23 Mei 2013. Berbagai persiapan akhirpun telah di lakukan oleh panitia Perpisahan MIN  2 Palembang termasuk cetak undangan dan distribusinya serta persiapan dokumen lainnya. Terakhir, MIN 2 Palembang juga sudah memasang tenda di halaman madrasahnya untuk kegiatan tersebut Senin (20/5).

Ketua Panitia, Sabidah,S.Pd.I mengatakan persiapan sudah mencapai 80%an dan hanya perlu pemantapan saja. "Persiapan hampir selesai, kita tinggal memantapkannya saja sambil menyiapkan siswa-siswi yang bakal mengisi acara" kata Sabidah

Kepala MIN  2 Palembang, Budiman Hasan menambahkan acara perpisahan tahun ini harus  sukses. Oleh akrena itu katanya, persiapan harus benar-benar di selesaikan dengan rapi, dan maksimal. "Jangan sampai  keteteran" jelas Budi

Sementara itu, panitia di bagian seksi acara juga tengah melatih siswa yang bakal membawakan acara pada acara perpisahan nanti. Novra,S.Pd.I dan rekannya melatih 4 orang siswa yang masing-masing akan membawakan acara dengan bahasa Indonesia, Arab, Inggris dan Mandarin. 

Pembina ekskul MIN 2 Palembang termasuk pembina  tari juga telah menyiapkan beberapa tarian untuk di bawakan siswi MIN  2 Palembang dalam acara nanti. Meilenawati, pembian tari MIN  2 Palembang rencanya akan menampilkan tarian baru pada acara perpisahan yaitu tari Stik. Dan ini sudah ia ajarkan pada siswanya. "Nanti bisa disaksikan bersama" kata Dia

Untuk siswa kelas VI sendiri saat ini sudah mulai menyiapkan segala persiapan  termasuk persiapan pidato dan lagu yang bakal di tampilan pada acara perpisahan pada kamis (23/5). Lagu yang bakal mereka bawakan adalah hymne guru dan beberapa lagu lainnya. 82 siswa kelas VI ini berlatih menyanyi bersama guru kesenian mereka, Tenti Fitria,S.Pd di ruang belajarnya. 

Sedangkan panitia bagian konsumsi  terlihat sudah mulai menyiapkan bahan-bahan masak untuk keperluan masak mereka. (tgh)


NILAWANA WAKILI MIN 2 PALEMBANG WORKSHOP DI BOGOR

Palembang-Humas,
Nilawana,S.Ag di minta Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Model Palembang mewakili Madrasahnya  workshop Alqur'an Hadist di Hotel Bumi Wiyata Jalan Margonda Raya Depok, Bogor. Workshop dengan tema "Peningkatan Keterampilan Guru Madrasah Ibtidaiyah dalam Penyusunan dan pengembangan Kurikulum berkarakter"  di laksanakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Agama, Jakarta 23 sampai dengan 25 Mei 2013. 

MIN 2 Palembang menerima surat pemanggilan peserta melalui e-mail resmi min2plg@kemenag.go.id beberapa waktu lalu. Isi surat balitbang tersebut ialah meminta Kepala MIN 2 Palembang menyiapkan guru alqur'an hadist kelas VI untuk mengikuti workshop yang di maksud. "Surat itu di kirim langsung oleh Balitbang ke MIN 2 Palembang melalui e-mail" ujar Kepala MIN  2 Palembang, Budiman Hasan

Kepala MIN  2 Palembang memanggil Nilawana untuk mengisi form kesedian menjadi peserta aktif pada workshop tersebut. Form tersebut juga sudah di kirimkan Balitbang bersamaan surat undangan dan jadwal workshop. "Silahkan isi kemudian di konfirmasikan ke panitia melalui e-mail" lanjutnya

Rencananya Nila berangkat ke Bogor menggunakan pesawat dari Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang, 22 Mei mendatang. Dia pergi sendiri kesana. Kepala MIN 2 Palembang berpesan kepadanya untuk berhati-hati dan mengikuti workshop itu dengan sebaik-baiknya. "Ikuti workshop itu dengan sebaik-baiknya karena ini penting apalagi secara langsung di khususkan kepada kita" jelas Budi (tgh)

Memaknai Hari Kebangkitan Nasional ke-105 Tahun

Oleh Dafit Satria, Guru MIN  2 Palembang

Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) merupakan sejarah penting bagi Indonesia khususnya bagi dunia pendidikan. Dari pendidikan inilah Indonesia bisa bangkit menjadi bangsa yang maju dan di banggakan. Oleh karena itu selaku objek pendidikan yakni siswa harus mampu mengimplementasikan dari makna kebangkitan Nasional itu sendiri.  Setiap 20 Mei kita bangsa Indonesia di ingatkan dengan sejarah penting yang di namai Hari Kebangkitan Nasional. Ini memberikan pelajaran penting bagi kita khususnya para pelajar untuk terus belajar agar bangsa ini benar-benar bangkit.

Bangsa Indonesia memperignati Harkitnas setiap tanggal 20 Mei. Dimana sejarah berdirinya Budi Oetomo, Sekolah pertama Pribumi Indonesia yaitu pada tanggal 20 Mei 1908. Beranjak dari sejarah itu Indonesia mulai mengenal pendidikan. Di sekolah inilah pertama kalinya diajarkan nasionalisme. Banyak tokoh politik Indonesia di awal-awal kemerdekaan lahir dari sekolah yang didirikan oleh Dr Soetomo ini. Wajar apabila Pemerintah Indonesia menetapkan 20 Mei sebagai Harkitnas.

Makna terpenting dari Harkitnas adalah kebangkitan. Bangkit dari kebodohan, kemiskinan, keterpurukan dan segala bentuk kemunduran dan sebagainya. Siswa di harapkan mampu menjadi jembatan kecil yang nantinya mampu menghubungkan pulau-pulau yang ada di Indonesia untuk menjadi satu negara yang bangkit dan maju. Mampu tumbuh dengan pengetahuan yang tinggi dan bercokol di atas kemajuan yang di perjuangkan bangsa Indonesia itu sendiri. 

Melalui belajar yang rajin, beribadah yang kuat, taat aturan, disiplin dan sebagainya adalah bentuk cinta terhadap bangsa indonesia dan pendidikan. Siswa harus memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Untuk itu siswa harus belajar dengan sungguh-sungguh agar cita-cita bangsa kita khususnya yang di rilis budi oetomo terus berkembang.

Dengan belajar  dengan sungguh-sungguh katanya, siswa berarti sudah turut menghidupkan dan membangkitkan bangsa Indonesia dan pendidikan. Mereka memerangi kebodohan, kemiskinan, keterpurukan dan lainnya. Siswa belajar untuk maju dan berkembang dan kita doakan agar negara kita ini menjadi negara makmur dan cita-cita kalian tercapai. amin

BUDIMAN: Kebiasaan baik harus di ajarkan dari sekarang


Palembang-Humas,
Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Model Palembang,Budiman Hasan mengatakan kebiasaan baik harus di ajarkan kepada anak sejak dini. Hal itu di sampaikan di halaman madrasah, Senin (20/5).  

Menghadapi dunia yang  semakin maju katanya sekolah harus benar-benar menyiapkan anak didiknya dengan bekal kepribadian yang baik. "Salah satunya mengajarkan kebiasaan-kebiasaan yang baik" ujarnya. Menurutnya, sifat anak seusia madrasah Ibtidaiyah masih banyak mencontoh dan meniru khususnya buat anak kelas 1 dan 2. "Mereka masih perlu banyak arahan dan bimbingan" ungkapnya

Dengan pembiasaan yang baik urainya, peserta didik juga akan bertingkah laku dan melakukan hal-hal yang baik pula dalam kesehariannnya. Contoh kata Budi, saat di rumah orang tua tidak shalat. Secara tidak langsung anak-anak mereka juga akan mengikuti jejak sang orang tua. "Jadi kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan si anak" jelas Budi. 

Kalau di sekolah, seandainya saja para guru juga memberikan contoh tidak baik kepada siswanya, pasti secara tidak langsung kebiasaan itu akan di turut siswa. Sehingga upaya sekolah untuk menanamkan akhlakulkarimah kepada si anak jadi lebih sulit.  

Kebiasaan baik yang perlu di contohkan kepada siswa seperti datang tepat waktu, berpakaian seragam, rapi dan bersih, tutur kata yang sopan, murah senyum, tegas dan jelas dalam megajar di kelas, semangat dan lain sebagainya.  "Tentunya guru harus bisa memberikan tauladan atau contoh yang baik kepada para siswa" pungkasnya 

Ya walaupun katanya, selama ini para guru di MIN 2 Palembang sudah bekerja dan mengajar dengan baik, namun itu perlu di ingat sebagai kontrol diri agar tidak bersikap keliru. (tgh)

MIN 2 Palembang gelar perpisahan di kandang sendiri

Palembang-Humas,
Madrasah Ibtidaiyah Negeri  (MIN) 2 Model Palembang  tahun ini kembali menggelar perpisahan untuk siswa-siswi kelas VI. Acara ini akan di gelar di halaman madrasah itu sendiri pada 23 mei mendatang. Hal itu di ungkapkan Kepala MIN 2  Palembang, Budiman Hasan beberapa waktu lalu. 

Ini juga berdasarkan hasil keputusan rapat bersama wali murid kelas VI di ruang belajar beberapa waktu lalu. "Kita sepakat tahun ini kembali menggelar perpisahan di kandang sendiri" ujarnya. Selain itu, kata Budi madrasahnya juga memiliki lapangan yang cukup luas, bersih dan rata. Sehingga nyaman untuk melaksanakan perpisahan tersebut. 

Alasan lain melaksanakan perpisahan di kandang sendiri juga untuk menumbuhkan rasa kebersamaan sesama guru, siswa dan masyarakat. Juga katanya lebih bebas, leluasa dan sekalian memperkenalkan madrasah ke masyarakat.  "Kalau di luar ruang lingkupnya sempit" lanjutnya 

Acara tahunan ini rencanaya akan di kemas semeriah mungkin dan dekorasi tenda mirip dengan kegiatan pentas seni tahun lalu. Tamu undangan selain dari wali murid juga mengundang para kepala Madrasah, jajaran kemenag kota dan kanwil sumsel, serta instansi terkait lainnya. 

Semua acara juga rencananya akan di isi oleh para siswa mulai pembawa acacar, atraksi, dan penampilan lainnya. Sedangkan guru-gurunya akan tampil berbeda di banding hari biasanya. Bagi guru laki-laki akan mengenakan Jaz sementara yang wanita akan mengenakan kebaya. 

Terakit hal itu, Kepala MIN 2 Palembang meminta ketua panitia perpisahan, Sabidah,S.Pd.I mengkoordinir persiapan acara tersebut. Ia berharap persiapannya segera di selesaikan karena waktunya tinggal beberapa hari lagi. "Koordinasikan dengan yang lain untuk menyiapkan acara kita ini" jelas Budi (tgh)

19 Siswa MIN 2 Palembang lulus PMA

Palembang-Humas,
Sebanyak 19 siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Model Palembang akhirnya di nyatakan lulus PMPA. Nama-nama mereka masuk dalam 95 daftar nama  yang lulus PMPA MTs Negeri 2 Model Palembang lainnya. Itu di unduh  melalui website MTs N 2 model Palembang, www.mtsn2-plg.sch.id oleh wakil kurikulum MIN 2 Palembang, Dra. Liandiani,M.Pd 2, Sabtu (18/5).

Nama-nama yang lulus kemudian langsung di tempel pada papan pengumuman untuk di ketahui siswa yang bersngkutan. Menurut Lian, jumlah lulus PMPA siswa MIN 2 Palembang tahun ini menurun di banding tahun lalu. "Tahun lalu kita lulus 27  siswa ya memang sih jumlah siswa lebih banyak tahun ini" ujar Lian kemarin, Sabtu (18/5).

Syarat masuk MTs N 2 Palembang jalur PMPA katanya di nilai lebih sulit. Siswa harus lebih banyak memiliki piagam prestasi. Sementara kata Lian, siswa MIN 2 Palembang tidak semuanya banyak  memiliki piagam prestasi  baik akademik maupun non-akademik. "Kadang-kadang siswa ikut lomba tapi bergroup bukan individu jadi piagamnya banyak tertulis sebagai peserta" lanjutnya

Menurut keretangan Lian, siswa yang lulus jalur PMPA harus memiliki banyak piagam yang tertera sebagai juara .....,  sehingga menjadi point penting dalam seleksi. " Kedepan kita lebih arahkan siswa untuk aktif mengikuti lomba" ujar Lian

Siswa kelas VI MIN  2 Palembang tahun ini berjumlah 82 orang. Dan sisanya yang tidak lulus PMPA rencanya akan mengikuti tes tertulis pada MTs tersebut. Juga mendaftar pada sekolah lain. 

Kepala MIN  2 Palembang,Budiman Hasan mengarahkan siswanya terus melanjutkan ke Madrasah. Menurutnya dengan melanjutkan ke madrasah ilmu pendidikan yang selama ini di peroleh tidak pecah dan akan lebih di kembangkan. "Karena mata pelajaran yang ada di MTs tidak jauh beda dengan MI. Jadi ilmu siswa lebih di kembangkan lagi" pungkasnya di ruang kerja, Sabtu (18/5)

Sementara itu, Bagi siswa-siswi yang dinyatakan lulus melalui jalur PMPA diharapkan mengambil Surat    Keterangan bukti tanda kelulusan  di MTs.Negeri 2 Model Palembang tanggal 20 dan 21  Mei 2013 ,dan kegiatan daftar ulang dilaksanakan tanggal 23 dan 24 Mei 2013 pukul 08.00 sd 12.00 Wib dengan melengkapi dokumen dan administrasi.

Bagi siswa-siswi  yang tidak mendaftar ulang pada tanggal yang telah ditentukan, maka dianggap mengundurkan diri, dan bagi siswa-siswi  yang tidak lulus Ujian Nasional (UN) dinyatakan GUGUR.

Sedangkan, siswa-siswi yang tidak lulus melalui jalur PMPA diberikan kesempatan untuk mendaftar melalui jalur test ( PSB Reguler ) s.d tanggal 24 Mei 2013 di sekretariat PSB MTsN 2 Model Palembang pukul 07.30 s.d 12.00 Wib. (tgh)

Daftar Lulus PMPA MTs N 2 Model Palembang

No
Nama
No
Nama
No
Nama
,01
ABDULLAH MAS'UD FAJRI
33
ICHSANUL HAKIM
65
NYAYU SILVIA ARNAS
,02
ACHMAD PAHMI AL FIKRI
34
JAVAN SUKMA NINGRAT
66
OKA PUTRA GUNA
,03
ADEVIA PRAMES SHINTA
35
KARTIKA FEBRIANTI
67
PERMATA TRI PUSPITA SARI
,04
ADI USMAN
36
KHOIRUNNISWAH
68
PIKRI ALDIANSYAH
,05
ADISYAH RIZKI ANGGRAINI
37
LAILATUL BADRIA
69
PUTRI YULIANI RAHMAH
,06
ADLI AYATULAH
38
LULU AYU PRATIWI
70
QOMARIAH
,07
AGUNG DWI CAHYONO
39
M. ALIEF AKHSAN SYAIDA
71
R.MUHAMMAD RIZKY CAHYA.N
,08
AINUN MA'RIFATUDDINIYAH
40
M. HAFIZ SATRIA MH
72
RA.JIHAN ULIMA ACHIVA
,09
ALHIKMA OCTARIAH
41
M. IRZA GUMAYZANA
73
RAHMA JUWITA SARI
10
ANANDA NUR HASANAH
42
M. NURUL AMIN
74
RAHMA OKTAVIANI
11
ANANTA RAIHAN PRIMATAMA
43
M. RAIHAN ISMAIL
75
RENATA ANGGRAINI
12
ANDHINI MEILANIAR ANNFANY
44
M. RIDHO FANJIKO
76
RENI JUNIARSIH
13
ANDI SUCI RAHMADANI
45
M. RIDWAN SAPUTRA
77
REVINA MULANI PALBER
14
ANNISA APRIANI
46
M. SACHRUL PASYA
78
RIRIS NAMIRA HIDAYAT
15
ANNISA NURRAHMA
47
M.ALIFHIAN RADHEA
79
RIYADHIL WARDHIYA
16
ASTRIED SAFTA ANANDA
48
M.HIDAYATULLAH
80
RIZKI FATHIANI SITI OKTARIKA
17
AYU HOIRU NISA
49
MAHDA DEBI SATYA PUTRI
81
RIZKI UMARUDIN
18
BAGASWARA SAKABUANA
50
MALIK AL AZIZ
82
SAKINA MARSA PUTRI
19
CUT SAFFANAH FAKHIRAH
51
MARISCHO IPAN TRIO
83
SANNIYAH RAHMADAN
20
DELLA AGUSTINA
52
MIFTAHUL JANNAH
84
SAYID MUHAMMAD SUBHAN
21
DEZA MUSFIRAH
53
MIRATUNNISA
85
SHANAZ AJENG FATIMAH
22
DHEVIA MAHARANI
54
MISKAH AZZAHRAH
86
SIGIT NUR PRASTOWO
23
ELIS MAYANG PERTIWI
55
MUHAMMAD AMIEN FAJRI
87
SILVI SUNDARI
24
FAIQAH FARRAS SYAHIRAH
56
MUHAMMAD FAJRI
88
SINDI OKTARINA
25
FAJAR SATRIO NUGROHO
57
MUHAMMAD ISMAILSYAH
89
SITI SAFIRA
26
FAKHIRAH QOUTRUNNADA
58
MUHAMMAD RAFLI
90
SITTI FATHONATUL ULA
27
FALIHA FARRASIA
59
MUHAMMAD RAFLY
91
SONIA PUTRI TETONIK
28
FEBRIANA MIFTAHUL BAROKAH
60
MUHAMMAD RASYID FITRIANSYAH
92
TATA RIZKY ASTUTI
29
FIDIYAH RAYINA SUGESTI
61
MUSTOFA AKMAL RIANSYAH
93
USWATUN HASANAH
30
FITRI YANI
62
MUTHI'AH SALSABILAH
94
WIDAD MAPANDRE RIDHO .B
31
HAFIZUR RAHMAN
63
MUTIARA PUTRI EN'NUR
95
YANYAN INAYAH
32
HAMZAH AFRIANZAH
64
NENY KARTINI



2010 MIN 2 Model Palembang. All Rights Reserved. - Provided by Free Blogger template.